
Bantul – Dosen Universitas Jenderal Achmad Yani Yogyakarta (Unjaya) melaksanakan kegiatan penelitian tentang “Model Intervensi Mindfulness-Based Cognitive Program untuk Optimalisasi Pola Asuh Gizi dan Pencegahan Stunting di Posyandu Banguntapan”.
Kegiatan ini merupakan hibah dari Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Tahun Anggaran 2026.

Program Penelitian Dosen Pemula ini merupakan kolaborasi antara dosen Unjaya yaitu Eniyati, S.S.T., M.H. (Prodi Kebidanan S-1), Ika Fitria Ayuningtyas, S.Si.T., M.Kes. (Prodi Kebidanan D-3) dan Tika Sari Dewi, S.Kep., Ns., M.P.H. (Prodi Rekam Medis dan Informasi Kesehatan D3).
Eniyati menuturkan, Kegiatan ini dilakukan di Posyandu Balita Anyelir 2 Maguwo-Tegal Kopen Banguntapan. Tujuan kegiatan ini adalah untuk mengetahui efektivitas mindfulness-based cognitive program dalam optimalisasi pola asuh gizi dan pencegahan stunting. Selain itu, penelitian sejalan dengan prioritas riset nasional dalam bidang kesehatan serta mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan yaitu Teknologi Pangan dan Kesehatan.

Hasil kegiatan ini menunjukkan bahwa Mindfulness-Based Cognitive Program (MBCP) mampu meningkatkan kesadaran diri orang tua, memperbaiki kemampuan regulasi emosi, membentuk pola asuh gizi yang lebih responsif, meningkatkan pengetahuan mengenai pencegahan stunting, serta memperkuat peran kader Posyandu sebagai agen perubahan perilaku kesehatan masyarakat. Temuan ini mengindikasikan bahwa intervensi berbasis mindfulness yang dipadukan dengan pendekatan kognitif dan edukasi gizi memiliki potensi menjadi model inovatif dalam program pencegahan stunting berbasis komunitas. Keberhasilan implementasi model dipengaruhi oleh keterlibatan aktif keluarga, dukungan kader Posyandu, pendampingan yang berkelanjutan, serta kolaborasi antara tenaga kesehatan, pemerintah desa, dan masyarakat setempat.

Penelitian mengenai Model Intervensi Mindfulness-Based Cognitive Program (MBCP) untuk Optimalisasi Pola Asuh Gizi dan Pencegahan Stuntingmenunjukkan bahwa upaya pencegahan stunting tidak hanya bertumpu pada pemenuhan kebutuhan gizi, tetapi juga memerlukan penguatan kapasitas psikologis orang tua dalam mengasuh anak secara sadar, adaptif, dan responsif. Melalui pendekatan mindfulness yang dipadukan dengan strategi kognitif, orang tua dibekali keterampilan untuk mengelola emosi, meningkatkan kualitas interaksi dengan anak, serta mengambil keputusan yang lebih tepat dalam praktik pengasuhan dan pemenuhan gizi keluarga.

Hasil penelitian ini diharapkan menjadi bukti ilmiah bahwa intervensi berbasis psikologi memiliki peran strategis dalam mendukung program percepatan penurunan stunting di Indonesia. Ke depan, model ini berpotensi diimplementasikan secara lebih luas melalui kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah daerah, tenaga kesehatan, dan kader posyandu sebagai bagian dari penguatan layanan promotif dan preventif di masyarakat. Dengan sinergi seluruh pemangku kepentingan, diharapkan lahir generasi Indonesia yang lebih sehat, cerdas, dan berkualitas, sekaligus mendukung terwujudnya pembangunan sumber daya manusia yang unggul menuju Indonesia Emas 2045.